Onong Uchjana Effendy Ilmu Teori Dan Filsafat Komunikasi 2003


Download Onong Uchjana Effendy Ilmu Teori Dan Filsafat Komunikasi 2003 PDF/ePub or read online books in Mobi eBooks. Click Download or Read Online button to get Onong Uchjana Effendy Ilmu Teori Dan Filsafat Komunikasi 2003 book now. This website allows unlimited access to, at the time of writing, more than 1.5 million titles, including hundreds of thousands of titles in various foreign languages.

Download

Komunika


Komunika

Author: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

language: id

Publisher: Yayasan Obor Indonesia

Release Date: 2015


DOWNLOAD





Etika dan Filsafat Komunikasi dalam Realita Sosial


Etika dan Filsafat Komunikasi dalam Realita Sosial

Author: Juita Paujiah

language: id

Publisher: Mahakarya Citra Utama Group

Release Date: 2023-01-18


DOWNLOAD





Ilmu Etika dan Filsafat komunikasi adalah ilmu yang sangat penting untuk dipelajari. Dalam buku ini mencoba menjelaskan mengenai Etika dan Filsafat Dalam Realitas Sosial, dan apa yang mendasari konseptualisasi dan rekonseptualisasi sautu teori dan model etika dan filsafat komunikasi dalam kehidupan sehari-hari dan kehidupan sosial. Etika adalah konsep penilaian sifat kebenaran atau kebaikan dari tindakan sosial berdasarkan kepada tradisi yang dimiliki setiap individu dan kelompok. Pembentukan etika melalui proses filsafat sehingga etika merupakan bagian dari filsafat. Dan unsur utama yang membentuk etika adalah moral. sehingga filsafat juga bisa menumbuhkan suatu pola pikir agar menghasilkan mahasiswa yang kritis dan cerdas dalam berfikir ataupu dalam mempelajari sebuah buku.

NEW MEDIA: TEORI DAN APLIKASI (Edisi Revisi)


NEW MEDIA: TEORI DAN APLIKASI (Edisi Revisi)

Author:

language: id

Publisher: SATYA WACANA UNIVERSITY PRESS 2014

Release Date: 2026-03-13


DOWNLOAD





Percepatan perkembangan teknologi media merupakan salah satu fenomena yang mendominasi peradaban manusia. Kemunculan bentuk dan praktek penggunaan media baru terkesan terjadi susulmenyusul, dan kadang membuat pengguna (konsumen media), otoritas, bahkan pelaku industri media sendiri merasa kewalahan (overwhelmed) dan gagap untuk mengantisipasinya. Belum lagi satu inovasi teknologi media dapat di ekspolitasi penggunaan dan kemanfaatannya sampai tuntas, telah disusul dengan inovasi berikutnya. Pihak yang paling ‘menderita’ dalam fenomena pacuan teknologi media ini adalah mereka yang berposisi sebagai adopter atau konsumen, yang pada umumnya adalah masyarakat di negara-negara sedang berkembang. Di tengah (atau sebagai akibat dari) kondisi ini, istilah new media atau media baru menjadi mengemuka menjadi jargon atau buzzword yang merasuki tidak hanya di kalangan praktisi industri media, namun juga diantara para peneliti dan pengkaji media. Banyak kalangan mendefinisikan new media secara teknis-teknologis, yaitu sebagai bentukbentuk media yang memanfaatkan teknologi digital sebagai pengemas isi (content) yang berformat multi media dan jaringan komputer sebagai saluran distribusi atau penyebarannya (Miles, 1977., Rice, 1999., Barr, 2000., Flew, 2002).