Cerita Tentang Bait Diksiku
Download Cerita Tentang Bait Diksiku PDF/ePub or read online books in Mobi eBooks. Click Download or Read Online button to get Cerita Tentang Bait Diksiku book now. This website allows unlimited access to, at the time of writing, more than 1.5 million titles, including hundreds of thousands of titles in various foreign languages.
Cerita Tentang Bait Diksiku
Cerita Tentang Bait Diksiku Penulis : Affa Penses Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-6410-74-5 Terbit : Juli 2021 www.guepedia.com Sinopsis : Kali ini aku rangkai puisi, yang menemaniku dalam langkah derap keseharianku. Puisi yang ku tuang dalam segenap rasa kasih dan sayang terhadap kehidupan. Aku begitu bagian ketika bisa bercerita mengenai diksiku, tentang dunia ku dan sastraku. "Buku ini merupakan kumpulan puisi dan kata penyemangat yang diambil dari kisah dan keseharian saya" (Affa Penses) www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys
Ungkapan Sajak-Sajak Penaku
Sajak pena ini terus mengukir kata perkata menjadi kalimat yang indah. Untaian kata berubah menjadi kalimat terbentuk dari rasa sakit, bahagia, sedih. Tak terasa lanjut sudah usia waktu, seperti senja rasanya begitu cepat terasa, Sang pena pula semakin usang dilahap masa. Kuraih pena yang mulai berdebu, kutata lembaran kertas usang. Kurangkai diksi, kuanyam majas, larik-larik puisi elegi bertautan. Semua rasa terkumpul menjadi sebuah kisah dalam sajak pena. Titik yang berjatuhan dari udara sering membuat genangan kadang juga membawa kenangan. Menorehkan kata menjadi sekumpulan frasa indah. Diksi terkumpul dengan memperjuangkan pikiran. Seperti memperjuangkan masa depan kini dan nanti. Dewasa adalah tujuan utama, mencari jiwa agar mudah diberi makna. Sedikit salah melampaui kisah sedikit resah kini, aku sudah lebih paham mengenai frasa sajak yang tertulis. Gemulai jariku menari di atas kertas, menerawang asmara yang belum terlepas. Menghias kisah dalam waktu tak terbatas, tinta hitam menjadi barisan kata. Saat kupuja Sang Pujangga, kisahnya tak akan hilang dalam rasa. Karena, diri ini begitu mengangumi dirinya. Tak kuduga semuanya berakhir pilu. Kuagungkan penaku untuk menggoreskan sebuah perasaan yang terpendam. Selama diri ini mengenalnya, semuanya ada pada sajak puisiku, kuberharap semua ini jatuh pada orang yang benar-benar menjaga setiap tetesan diksi. Mungkin ini tak begitu berarti. Tetapi, bagiku sajak ini sudah menjadi bagian hidupku. Karena kadang, tidak semua bisa di sampaikan lewat suara. Ada kalanya sesuatu terasa lebih baik jika di sampaikan lewat untaian kata yang menjadi kalimat hingga merangkai sebuah aksara, yang didalamnya menjelaskan banyak makna. Dapat menyatukan kedamaian bak semilir air mengalir yang memberikan ketenangan dalam jiwa. Belajar mati-matian dalam menulis, semua diksi pun bisa terkumpul terbentuk dalam frasa puisi. Bagiku kamu hanyalah hujan yang turun dimusim yang salah. Ketika datang seseorang yang tak diduga-duga percayalah itu semua takdir dari tuhan untuk kita dan semua yang dikehendakinya akan indah pada saatnya dimana kita akan merasa nikmat atas kuasanya dengan cara yang diridoinya. Karena telah kutemukan sebuah ranting yang cocok, meskipun bukanlah yang terbaik. Cerita ini teramu dan tersaji tentang manis, pahit, juga semua rasa yang bercampur aduk dalam memori yang melekat hati.