Derita nestapa dua bersaudara ini dimulai ketika sang Ibu wafat. Ayahnya yang seorang pemabuk, lantas menikah lagi.
Sayang, ibu tirinya begitu kejam. Disuruhnyalah si Jamin itu mengemis. Mencari pengiba dan mengharap satu atau dua sen.
Adiknya, si Johan, tak lebih beruntung. Si Johan sering kali dipukuli oleh ibu tirinya. Bagaimanakah akhir kisah keduanya?
Berhasilkah mereka menghadapi nestapa yang sedemikian beratnya?