Yang sebenarnya bila Amir meminta saya untuk minta saya untuk menulis teks belakang ini, saya tak tahu hendak tulis apa. Mungkin saya patut minta seseorang tuliskan untuk saya. Tapi Beduk Logam pernah cakap yang tulisan saya weird. Semakin weird, semakin ketagih.
Mohd Azmen pula kata, tulisan saya sarat dengan perasaan dan mungkin juga ia menjadi satu bentuk manual untuk memahami kekecewaan dan menjadi apologetik tentang hal-hal yang kita tak mahu bicarakan. Saat Omar pernah kata sesuatu tentang tulisan saya tapi ia sangat random.
Kebanyakan cerpen di dalam buku ini ditulis dalam keadaan saya setengah sedar, setengah hidup dan setengah mati.
Love,
Neesa Jamal